Refleksi Harian Tentang
Kerahiman Ilahi
365 Hari bersama Santa Faustina
Refleksi 55 : Ciptaan Mencerminkan Rahmat Tuhan
Pikirkan matahari terbenam yang paling indah, berkilauan di atas lautan luas di malam hari dengan langit yang bersinar dalam warna. Atau bayangkan puncak gunung agung yang menembus langit biru cerah, atau air terjun besar yang mengalir dari ketinggian. Semua karunia ciptaan ini mulia, indah dan menakjubkan. Tetapi tidak satupun dari mereka dapat menandingi kemuliaan dan kemegahan agung dari Kerahiman Tuhan (Lihat Buku Harian #158).
Buku Harian Santa Faustina
(158) Pernah aku berada di Kiekrz guna menggantikan salah seorang suster untuk waktu yang singkat. Ketika itu, selepas tengah hari aku melintasi kebun dan berhenti di pinggir danau; aku berdiri di sana untuk waktu yang lama, sambil memandangi alam sekitarku. Tiba-tiba, aku melihat Tuhan Yesus berada di dekatku, dan dengan ramah Ia berkata kepadaku,
“Semuanya ini Kuciptakan bagimu, Mempelai-Ku; dan ketahuilah bahwa segala keindahan ini sama sekali tidak ada artinya dibandingkan dengan apa yang telah Kusiapkan bagimu di alam abadi.”
Jiwaku pun diluapi dengan penghiburan sedemikian rupa sehingga aku tinggal di sana sampai petang, dan waktu itu rasanya terlalu singkat bagiku. Itulah hari luangku, yang kukhususkan untuk retret satu hari sehingga aku sangat bebas untuk membaktikan diriku untuk berdoa. Oh, betapa Allah yang mahabaik itu melimpahi kita dengan kebaikan-Nya! Sangatlah sering terjadi bahwa Tuhan memberikan kepadaku rahmat-rahmat terbesar ketika aku sama sekali tidak mengharapkannya. (BHSF #158)
Renungan
Rahmat Tuhan, ketika dirasakan dengan benar, akan membuat kita terengah-engah dan lebih banyak lagi. Kita akan dibuat terkagum-kagum akan kasih-Nya yang sempurna bagi kita. Tapi terkadang kita tidak bisa melihat Rahmat-Nya apa adanya.
Renungkan, hari ini, atas pengalaman anda sendiri tentang Kerahiman Tuhan.
Apakah anda memahami semua tentang Dia?
Pernahkah anda mengalami saat-saat ketika anda menemukan Rahmat-Nya dengan cara yang luar biasa di dalam jiwa anda sendiri?
Jika tidak, luangkan waktu untuk
berusaha memahami Dia. Rendahkan diri anda di hadapan-Nya dan mintalah Dia
untuk membuka tabir kasih-Nya yang tak terbatas bagi anda.
Doa
Tuhan, aku tahu Engkau berbelas kasih melebihi apa yang dapat kubayangkan. Tetapi ada banyak waktu ketika aku tidak memahami Engkau dan jalan-jalan-Mu. Aku merasa jauh dan tersesat. Bantu aku untuk mengenal kasih-Mu. Bantu aku untuk melihat kemegahan dan keindahan siapa dirimu. Dan bantulah aku, saat aku datang untuk menemukan-Mu, untuk ditarik ke dalam cinta yang membara untuk-Mu. Yesus, Engkau andalanku.
Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku (Audio)
Refleksi Harian Kerahiman Ilahi

