Refleksi Harian Tentang
Kerahiman Ilahi
365 Hari bersama Santa Faustina
Refleksi64 : Mendengar Suara Tuhan
Secara khusus, apakah anda mendengarkan suara Tuhan?
Sering kali kita duduk dan mendengarkan homili dan pikiran kita mengembara dan kita melewatkan semua atau sebagian besar dari apa yang dikatakan.
Kemana pikiranmu mengembara?
Yang benar adalah bahwa terkadang pikiran yang mengembara berasal dari Tuhan. Kadang-kadang mungkin ada satu hal yang dikatakan dalam Misa yang kemudian Tuhan kita tempatkan di hati anda untuk direnungkan.
Jangan takut untuk membiarkan Yesus membawa anda dalam perjalanan spiritual saat Misa atau saat sendirian dalam doa. Dia mungkin sering ingin menyampaikan homili langsung kepada jiwa anda (Lihat Buku Harian #221).
Buku Harian Santa Faustina
(221) Aku tidak dapat memahami renungan hari ini. Rohku begitu terbenam dalam Allah. Aku tidak dapat memaksa diriku untuk berpikir mengenai apa yang dikatakan oleh imam selama retret [konferensi-konferensi]. Aku sering tidak mampu berpikir mengikuti topik-topik konferensi; rohku bersatu dengan Tuhan, dan itulah meditasiku. (BHSF #221)
Renungan
Renungkan, hari ini, seberapa baik anda berefleksi. Refleksi doa yang benar tidak hanya melamun. Bukan gangguan yang membuat kita terobsesi atau khawatir tentang hal ini atau itu.
Refleksi doa adalah cara membiarkan Tuhan memegang imajinasi kita untuk menuntun kita ke dalam Kebenaran-Nya. Dia sering ingin menuntun kita ke dalam sebuah kata Kebenaran tertentu yang perlu kita ketahui pada saat itu.
Seberapa baik anda melakukan ini?
Renungkan perenungan doa anda dan lain kali anda berdoa jangan
takut untuk membiarkan Tuhan mengambil kendali.
Doa
Tuhan, aku tahu Engkau berbicara kepadaku siang dan malam. Bantu aku untuk mendengar suara-Mu yang merdu dan mendengarkan. Tolong aku untuk mengizinkan-Mu mengendalikan doaku dan mengarahkanku ke dalam semua yang Engkau katakan. Yesus, Engkau andalanku.
Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku (Audio)
Refleksi Harian Kerahiman Ilahi

