-->

Refleksi 82 : Lampiran

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 82 : Lampiran 

Ada banyak hal dalam hidup yang bisa membuat kita terikat. Terkadang kita bahkan bisa menjadi terikat pada hal-hal yang baik. Paling sering, apa yang membuat kita terikat adalah keinginan keras kepala kita sendiri. Kita menginginkan apa yang kita inginkan ketika kita menginginkannya. Salah satu kunci menuju kekudusan sejati adalah berusaha untuk terlepas dari segala sesuatu kecuali Tuhan dan Kehendak-Nya yang kudus. Ini membutuhkan banyak "melepaskan" dalam hidup kita dan banyak penyerahan (Lihat Buku Harian #338). 

Buku Harian Santa Faustina 

(338) Ketika aku mulai mawas diri dengan saksama, aku sama sekali tidak menemukan satu keterikatan pada suatu pun. Tetapi, seperti dalam semua hal yang menyangkut diriku, demikian juga dalam hal ini, aku takut dan tidak percaya akan diriku sendiri. Letih karena pemeriksaan batin yang rumit ini, aku pergi ke hadapan Sakramen Mahakudus dan memohon kepada Yesus dengan segenap tenaga jiwaku, 

“Yesus, Mempelaiku, Harta hatiku, Engkau tahu bahwa aku hanya mengenal Engkau dan bahwa aku tidak memiliki kekasih lain selain Engkau; tetapi Yesus, kalau aku tergoda untuk terikat pada sesuatu yang bukan Engkau, aku mohon dan mendesak kepada-Mu, Yesus, dengan kuasa kerahiman-Mu, biarlah seketika itu juga kematian turun atas diriku sebab lebih baik aku mati seribu kali daripada tidak setia kepada-Mu satu kali bahkan dalam perkara yang paling kecil.” (BHSF #338) 

Renungan 

Apa yang membuatmu terikat?

Apa yang pertama kali terlintas di pikiran?

Apa yang tidak ingin anda lepaskan? 

Bahkan keterikatan pada hal-hal baik dalam hidup adalah cara untuk lebih percaya pada makhluk daripada pada Tuhan. Dan, pada kenyataannya, satu-satunya cara untuk mencintai orang lain secara otentik, baik itu Tuhan, keluarga, teman, atau siapa pun, adalah dengan melepaskan keterikatan egois anda sehingga cinta Tuhan dapat membanjiri anda dan mencintai orang lain melalui anda dengan kesucian dan kasih sayang-Nya. cinta yang sempurna.

 


Doa 

Tuhan, tolong aku untuk melepaskan semua yang bukan dari-Mu. Tolonglah aku, khususnya, untuk melihat dosaku dan menyerahkannya kepada-Mu. Bantu aku untuk melepaskan diri bahkan dari keluarga dengan cara yang suci sehingga aku bebas untuk mencintai mereka dengan Hati-Mu. Semoga Engkau, Tuhanku, menjadi satu-satunya tujuan dan cintaku, dan dalam cinta ini semoga aku menemukan cara mencintai semua orang dengan Hati-Mu. Yesus, Engkau andalanku. 


Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku

Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku (Audio)

Refleksi Harian Kerahiman Ilahi