-->

Renungan 40 : Memasuki Hati Tuhan Kita

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari  bersama  Santa Faustina

 


Renungan 40 : Memasuki Hati Tuhan Kita 

Setitik debu atau sebutir pasir agaknya tidak berarti dalam kebanyakan keadaan. Tidak ada yang memperhatikan satu bintik atau satu butir di halaman atau bahkan di lantai rumah. Tetapi jika salah satu dari mereka masuk ke mata, butiran atau bintik ini akan segera terlihat. Mengapa? Karena kepekaan mata. Demikian pula dengan Hati Tuhan kita. 

Dia memperhatikan dosa-dosa kita yang terkecil. Sering kali kita gagal untuk melihat bahkan dosa-dosa kita yang paling menyedihkan, tetapi Tuhan kita melihat segala sesuatu. Jika kita ingin masuk ke dalam Hati Kerahiman Ilahi-Nya, kita harus membiarkan sinar Kerahiman-Nya menyinari setitik dosa terkecil dalam jiwa kita. 

Dia akan melakukannya dengan lembut dan penuh kasih, tetapi Dia akan membantu kita untuk melihat dan mengalami efek dari dosa kita, bahkan yang terkecil, jika kita membiarkan rahmat-Nya masuk (Lihat Buku Harian #71). 

Buku Harian Santa Faustina 

(71) Aku dikirim ke rumah sakit di Plock untuk perawatan, dan di sana aku mendapat tugas istimewa untuk menghias kapel dengan bunga-bunga. Pernah terjadi di Biara, Suster Tekla tidak selalu mempunyai waktu untuk tugas ini maka sering kali aku menghias kapel sendirian. Pada suatu hari, aku memetik mawar-mawar yang paling indah untuk menghias ruang seseorang. Ketika aku mendekati serambi, aku melihat Yesus berdiri di sana. Dengan sangat ramah, Ia bertanya kepadaku, 

“Putri-Ku, kepada siapa engkau membawa bunga-bunga itu ?” 

Aku diam tidak dapat menjawab sebab seketika itu juga aku sadar bahwa aku telah memiliki keterikatan tertentu dengan orang ini, yang tidak kuperhatikan sebelumnya. Dan tiba-tiba Yesus menghilang. Seketika itu juga aku melemparkan bunga-bunga itu ke tanah dan aku pergi ke hadapan Sakramen Mahakudus, hatiku dipenuhi rasa syukur karena rahmat kesadaran yang kuterima. 

“O Matahari ilahi, dalam sinar-Mu jiwaku melihat debu yang paling kecil, yang tidak berkenan di Hati-Mu.” (BHSF #71) 

Renungan 

Lihatlah ke dalam jiwa anda hari ini dan tanyakan pada diri anda seberapa sadar anda akan dosa terkecil. 

Apakah anda membiarkan Rahmat-Nya bersinar di dalam, menerangi semua yang ada di sana? 

Ini akan menjadi penemuan yang menyenangkan ketika anda membiarkan Yesus mengungkapkan kepada anda apa yang Dia lihat dengan sangat jelas. 




Doa 

Tuhan, aku berdoa agar Kerahiman Ilahi-Mu memenuhi jiwaku sehingga aku melihat semua yang ada di dalam diriku seperti yang Engkau lihat. Terima kasih atas Hati-Mu yang lembut dan penuh kasih dan karena telah memperhatikan detail terkecil dalam hidupku. Terima kasih telah memperhatikan bahkan dosa terkecil yang harus aku atasi. Yesus, aku percaya pada-Mu.


Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku

Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku (Audio)

Refleksi Harian Kerahiman Ilahi